BENGKALIS, 3 Januari 2026 – Terletak di pesisir Kabupaten Bengkalis, Pantai Sepahat menyimpan keindahan alam yang memesona sekaligus cerita legenda rakyat yang kaya akan makna. Namun, tempat wisata yang memiliki pasir putih lembut dan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan ini masih tergolong sunyi dan jarang dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Legenda yang berkembang di kalangan masyarakat sekitar menceritakan tentang seorang pemuda bernama Sepahat yang rela mengorbankan diri untuk menyelamatkan desa dari bahaya bencana alam. Kisah kepahlawanan tersebut kemudian melekat pada nama pantai ini, menjadikannya bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang mendalam.
Meskipun belum banyak dikenal, pantai yang terletak sekitar 45 kilometer dari pusat kota Bengkalis ini menawarkan suasana tenang dan alam yang masih alami. Beberapa fasilitas dasar seperti tempat duduk dan area parkir sudah tersedia, namun pengembangan infrastruktur masih menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyusun rencana promosi dan pengembangan kawasan Pantai Sepahat agar keindahan serta nilai budayanya dapat dikenal lebih luas. "Kita ingin menjaga keasrian alam sekaligus memperkenalkan cerita legenda yang ada agar Pantai Sepahat dapat menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah Riau Kepulauan," ujarnya.
Masyarakat sekitar juga mengungkapkan harapan agar pantai ini dapat menjadi sumber penghasilan ekonomi lokal melalui usaha kuliner dan jasa penyewaan peralatan pantai, tanpa mengorbankan kelestarian alam dan nilai budaya yang ada.
Redaksi
Post a Comment